Pada trimester kedua janin mengalami perkembangan yang sangat pesat, baik dari segi ukuran maupun kemampuan. Salah satu kemampuan penting yang mulai berkembang pada masa ini adalah kemampuan pendengaran. Saat ini pendengaran menjadi satu-satunya saluran komunikasi antara janin dan dunia luar. Ia dapat merasakan lingkungan sekitarnya melalui pendengaran. Atas apa yang bisa didengarnya tersebut ia pun akan memberikan reaksi. Ibu dapat merasakan reaksi tersebut dalam bentuk gerakan janin di dalam kandungan. Sehubungan dengan berkembangnya indera pendengran janin ini, orang mulai menghubungkan janin dengan musik, guna mencerdaskan otak janin.
Tapi
benarkah musik dapat cerdaskan janin anda? Pendapat ini masih simpang
siur diantara para ahli, karena sebenarnya belum ada satupun penelitian
yang memastikan bahwa musik yang didengarkan kepada janin mampu membuat
otak si kecil lebih pintar atau menjadikannya jenius."There are no
studies on the effects of stimulation before birth on intelligence,
creativity, or later development," says Janet DiPietro, a developmental
psychologist who studies fetal development at Johns Hopkins University
in Baltimore, Maryland.(babycenter.com)
